MY’s Travel : Glamping Experience at Rancabali Ciwidey

Hi mamma pappa. Siapa nih yang sudah rindu berlibur? Kali ini mamamy mau share pengalaman pertama nyobain Glamping. Kids friendly kah? Jauh ga? Worth it ga?

Nah jadi ceritanya Glamping ini kita diajak sama keluarga besar. Mumpung ada rejeki dan waktu bisa berkumpul, kita akhirnya ikutan nyobain Glamping Lakeside Rancabali di Ciwidey. Lokasinya cukup jauh ya dari pusat kota Bandung. Kita dari Jakarta tidak ke kota Bandung, tapi langsung keluar tol Pasir Koja – Soreang. Sebelumnya kita stop by makan siang dulu di Restoran Sindang Reret yang kebetulan emang sejalan ke lokasi Glamping. Kira-kira butuh waktu 3jam-an gitu. Kalau bingung, dipandu maps aja ya mamma pappa.

Selama perjalanan di Ciwidey, pemandangannya cantik banget kebon teh di kanan kiri dan udaranya sejuk. Sampai di pintu masuk Glamping Lakeside Rancabali, pemadangannya juga masih kebon teh. bisa stop dulu untuk foto – foto cantik. Di Glamping Lakeside Rancabali ini kamu wajib reservasi dulu ya. Jangan dadakan datang baru mau reservasi, soalnya full mulu. Di sini ada berbagai macam tent, ada keong tent, pakis tent, lakeside tent, dan family tent. Disesuaikan aja sama kebutuhan ya. Kelebihan glamping di sini ada danau besar yang cantik. Selain itu juga ada Restoran Pinisi, dan berbagai fasilitas seperti Kebon Strawberry dan Rabbit farm. Yang lainnya tutup. Kalo kamu nggak nginep juga bisa kok cuma mau wisata ke sini. Tentunya ada HTM nya ya. Ada fasilitas BBQ juga kalo kamu mau.

Nah keluarga besar aku nginap di family tent dan aku dapat nya di keong tent karena lainnya sudah full pas booking. Jaraknya lumayan jauh dari family tent ke keong tent. Family tent bisa muat sampai 10 orang dan bisa tambah extra bed. Kalau Keong Tent untuk kapasitas 4 orang. Harganya 1,3jutaan per malam include breakfast. Kesan pertama aku, yang namanya alam gini, banyak rumput, pohon2, di sekitar tent. Masuk ke tent kondisi ranjang bersih. Cuma memang di penutup tentnya ada beberapa noda. Yah wajar la ya. Toiletnya juga standar tapi dilengkapi dengan air panas. Cuma dapat sabun dan sampo. Lainnya kamu mesti siapin sendiri ya. Di dalam tent sudah disediakan air minum, teh, kopi dan pemanas air. Tapi nggak ada kulkas dan safety box ya. Dan karena emang tenda, ga tertutup full, bugs atau serangga masih bisa ditemukan di dalam tent.

Kalau untuk Family Tent, di dalamnya bisa muat sampai 10 pax (dengan extra bed ya). Di dalamnya ada 2 kamar mandi. Yang enaknya di sini, viewnya langsung ke danau yang cantik banget.

Cuaca di sini, kalau malam – subuh mencapai 15 derajat mamma pappa. Jadi kalian wajib banget bawa perlengkapan yaaa kalo ga tahan dingin. Jangan lupa kaus kaki. Kemarin kita ga bawa dong. Saking dinginnya sampe ga bs tidur. Tapi bangun tidur, bener2 feel yang dirasain beda. Udara bersih, suara alam masih terdengar. Sejenak lupain rutinitas, ini refreshing mind and body banget. Kamu bisa juga berolahraga pagi sambil tracking.

Nah aktivitasnya ngapain aja selama 2D1N di sini?

Sesampai di sini kita uda sore, jadi kita cuma kumpul – kumpul di tent dan malamnya makan malam di restoran Pinisi. Sayangnya waktu itu cuma tersedia menu nasi goreng dan nasi ayam geprek. Lainnya menu camilan. Keesokannya, kita breakfast di restoran yang sama. Menu sarapannya juga ga terlalu beragam. Tapi lumayan ada bubur,roti, telur, yang bisa untuk anak-anak. Setelah itu kita ke rabbit farm dan kebun strawberry. Selesainya kita check out deh dan dilanjutkan ke kota Bandung.

Sekian deh cerita mamaMY kali ini. Nantikan cerita berikutnya yaa!

MY’s Spot : Urban Farm at Golf Island PIK

Bukan PIK namanya kalau nggak ada tempat hits. Sebelumnya trending kawasan berolahraga di San Antonio, di mana kamu bisa sewa sepeda dan juga lihat sunset cantik. Lalu ada lagi Pantjoran PIK yang cocok untuk kamu pecinta kuliner sambil foto – foto di nuansa pecinan. Nah di seberangnya sudah dibuka Urban Farm, sebuah konsep destinasi outdoor bernuansa putih ala – ala Bali dengan memadukan edukasi farming / bercocok tanam, kuliner, dan gaya hidup sehat. Caranya ke sini? Kamu bisa menuju PIK, melewati Tzu Chi Center, naik jembatan ikonik Golf Island, lalu tiba di Kawasan Pantai Maju, dari bundaran PIK Icon, belok kiri. Nah ketemu deh.

Urban Farm ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertamanya sudah buka lebih awal di akhir 2020, ada 3 big tenants, GIOI, Toby Estate, dan Kinetic Farm. Di farm ini bahkan kita bs memanen tanaman2 yang ada lho. Nah Bagian keduanya baru dibuka bulan April 2021 kemarin ini, konsep tenantnya lebih kecil2 boothnya. Big tenantnya adalah Monsieur Spoon dari Bali dan Kopi SeIndonesia. Lainnya banyak juga kuliner enak, kayak Tousta, BrewMeric, Naked Ramen. Selain makanan, ada juga pet shop, toko sayuran Tanam Lokal, dan ada juga toko pernak pernik lucu. Kamu juga bisa foto di spot2 instagramable di sini.

The famous Monsieur Spoon
Kopi Se-Indonesia
Bisa jg main air di mini water fountain ini!

Nah semoga bisa jadi info buat kamu yang lagi bingung liburan mau ke mana karena ga bisa mudik.

MY’s Travel : Roadtrip Jakarta ke Jambi

Hi mamma pappa! Apa kabar semua? Semoga semua dalam keadaan sehat ya. Nah mau share sedikit mengenai perjalanan roadtrip menyeberangi Selat Sunda. Karena di tengah pandemi gini, mungkin banyak yang menghindari naik pesawat seperti keluarga kecil saya. Semoga tulisan ini bisa memberikan informasi yaa untuk mamma pappa semua.

Apa sih yang perlu disiapkan untuk melakukan road trip dari jakarta ke jambi yang jaraknya sekitar 800km dan kita harus menyeberang dengan kapal ferry?

  • Mobil. Pastikan service mobil sebelum berangkat untuk memastikan mobil dalam keadaan prima
  • Fisik. Jangan lupa makan makanan sehat dan tidur cukup supaya badan fit untuk perjalanan jauh
  • Bekal untuk di jalan. Kalo ini menyesuaikan selera dan kebutuhan masing -masing
  • Uang. Nah untuk ke luar kota, biasakan siapkan cash lebih banyak karena tidak seperti di jakarta, kota kota kecil masih minim alat EDC.
  • Kartu uang eletronik. Ini untuk pembayaran toll ya
  • Aplikasi Ferizy untuk membeli tiket online ferry

Nah kira-kira itu yang mesti kita persiapkan. Lalu baiknya jam berapa kita harus mulai roadtrip ini? Semua kembali ke masing-masing ya prefer di jalan saat gelap atau saat terang. Berikut estimasi waktu perjalanan :

  • Jakarta – Merak (100 km) : 90 menit
  • Penyebrangan Ferry : 2 jam (1jam di kapal , 1 jam untuk masa antri, proses naik dan turun)
  • Bakauheni – Palembang (360km) : 5 jam via tol
  • Palembang – Jambi (260km) : 7 jam via jalan lintas sumatera

Dengan estimasi waktu seperti itu, kamu bisa kira – kira, akan mulai jam berapa dan bisa estimasi akan istirahat makan di mana. Kalau keluarga kami lebih suka jalan dari Jakarta sekitar jam 1 dini hari, sehingga di jalan lintas sumatera tidak kena gelap. Perkiraan sore hari sudah tiba di Jambi.

Tips untuk kamu yang ga mau kena macet di Kota Palembang, tidak harus kok masuk ke kotanya. Kamu bisa search di google maps setelah keluar tol , arah ke Jambi. Nanti akan dipandu lewat rute yang tidak masuk kota Palembang. Untuk makan, bisa mampir di Betung (ada rumah makan padang Sederhana), atau bisa di pinggiran kota Palembang skitar KM belasan atau dua puluhan (bisa mampir ke rumah makan Aloi – di sini halal)

Tips membeli Tiket Ferizy. Biasanya kita beli yg express karena durasinya hanya berlayar 1 jam dan lebih bagus kapalnya. Belilah tiketnya saat sudah dekat, soalnya kalau telat 1 menitpun, kita ga bs masuk di gatenya. Daripada hangus ya kan? Usahakan tiba 30menit lebih awal dari jadwal yang sudah kamu beli. Dan memang untuk masuk ke kapalnya tergantung antrian yang ada ya. Kapalnya datang tiap jam kok. Kalau mamma lebih suka mampir dulu ke mall nya di terminal ferry express, karena bisa mampir ke toiletnya yang bersih. Kalo toilet di ferry, tau sendiri la ya.

Yuk sekarang kita estimasi biaya yang dibutuhkan!

  • Tol Jakarta Dalam Kota : 10.000
  • Tol Jakarta – Merak : 7.000 + 41.000
  • Tol Bakauheni – Palembang : 283.000 + 50.000
  • Bensin : ini sebenarnya tergantung kendaraan masing-masing ya dan BBM nya jenis apa. Bulatkan saja Rp 1.000.000
  • Ferry Express : 588.000

Jadi totalnya kurang lebih Rp 1.979.000 . kita genapkan saja Rp 2.000.000 dan siapkan uang saku untuk makan yaa. Nah lebih enaknya kalau pasukan yang ikut lebih banyak. Karena kalau tiket Ferry hitungnya per mobil.

Kalau ditanya pengalaman roadtrip? Ditabrak pernah, tiket ferry hangus pernah, antri lama pernah, bensin uda sekarat. Yah macem – macem la ya. Jalanan tol juga baru – baru ini April 2021 banyak rusak, hati – hati kalau gelap, suka ditutup 1 jalur untuk pembetulan jalan. Kalau Lintas sumatera, yah tau lah ya, kebanyakan kita berhadapan dengan truk – truk. So harus hati – hati dan penuh perhitungan. Kalau ngantuk, ya istirahat dulu.

Ngomongin Rest Area dan Pom bensin di tol. Sebenarnya ada banyak rest area di Tol Bakauheni – Palembang. Tapi ga komplit. Belum aktif sepenuhnya. Rute Tol Bakauheni – Palembang ini, ada di KM49A, KM87A, KM116A, KM234 (ini favorit kita karena paling komplit) dan KM311.

Lalu gimana kalau arah sebaliknya? Kalau dari arah Palembang ke Bakauheni berikut Rest Area yang ada Pom bensinnya : KM215B, KM116B, KM87B. Ada lagi di KM49B atau 20B tapi belom ada pom bensinnya.

Sekiranya itu dulu sharing dari mamma my yaa. Semoga bisa membantu yang mau roadtrip lewatin Tol Sumatra. Kalau ada yang mau bertanya bisa comment ajah. thankyou!

MY goes to Ocean Dream – Ancol

Hai mamma pappa. Semoga semua dalam keadaan sehat ya, sehat raga dan juga sehat mental karena masih harus temenin anak yang menjalani pembelajaran jarak jauh. Tapi kalo bulan Desember gini, hawa – hawanya pengen liburan aja ya kan? Tapi pandemi gini kita nggak bs pergi jauh2. Yang tinggal di sekitaran ibukota, yuk #kembalikeAncol. Ancol ini destinasi dari zaman dulu banget ya kan? Tapi mungkin sekarang banyak yg belum ke sana lagi. Banyak banget yang bisa kita experience di sini. Mampir ke ignya @ancoltamanimpian. Mamma pappa bisa lihat promo apa yang sedang berjalan. Tanggal 7-20 desember 2020, ada promo Pay 1 for 2 Khusus weekday ke Ocean Dream Samudra. Mumpung mama MY liburnya weekday. Cus langsung beli tiket onlinenya di sini.

Ada baiknya mamma pappa lihat jadwal dulu sebelum ke sana. Utk weekday tiap shownya ada 2x tayang. Berhubung ga keburu yang pagi, kita incer yang jadwal siang. Kita targetin sampe Ocean Dream jam 13.00. Jadwal pada hari itu :

  • Jam 13.30 Penguin show dan Touch pool
  • Jam 14.00 Tornado Fish and Mermaid show
  • Jam 15.00 Sea Lions and Friends
  • Jam 16.00 Dolphin Show

Selain menikmati show dari satwa laut, di dalam area Ocean Dream, juga ada beberapa hewan di sekitarnya untuk edukasi anak. Ada burung merak, burung, dan lainnya. Dan sambil menunggu show berikutnya, kita bisa lho main ke wahana yang ada. Karena lagi masa transisi PSBB, tidak semua wahana dibuka. Ada beberapa yang dibuka sesuai jadwal saja. Seperti misalnya ada wahana Ubur- Ubur dan wahana Carousel yang dibuka pukul 14.00 -15.00. Walaupun dijadwalin gitu, tetep fun aja karena waktu kita jadi efisien gitu karena antrian juga ga panjang. Belum gitu rame!

Kalau untuk kebersihan mungkin toilet harus lebih dirawat lagi dan ada petugas yang rutin membersihkan. Dan di beberapa titik seperti kurang terawat. Yah mungkin baru buka kembali setelah tutup lama. Kios-kios makanan juga banyak yang tutup. Semoga ke depannya, bisa lebih ramai dan lebih terawat lagi.

MY’s Travel : Bandung stay at Trans Luxury Hotel

Apa kabar mamma dan pappa? Salam virtual yaa! Ya zamannya semua serba virtual. Sekolah virtual, meeting virtual, then liburan virtual. Tapi akhirnya daripada penat, mamma dan pappa MY jalan – jalan ke Bandung, short escape aja dari Jakarta dalam rangka anniversary ke-5. Tahun lalu pas ke-4 juga di Bandung. Yah gapapa ya sementara yang deket-deket dulu. Yang penting semua tetep hepi.

Lagi masa pandemi gini, kita memutuskan cari hotel yang punya beragam fasilitas. Kita lebih mau kayak staycation aja gitu. Dan juga minimal bintang 4, kenapa? Bukan sok atau gimana. Mumpung lagi anniversary ya kan. Dan juga lebih terjamin kebersihannya. Dan pilihan kita jatuh ke Hotel Trans Luxury Bandung. Alasan kita ke sini, harganya lagi promo dan ada beach poolnya yang pastinya bakal bikin MY happy. Ada kids indoor playground jg. Dan mo cari makan, ada mall di sebelahnya. Tetep nomor 1, selalu kita pikirin, suitable ga ni buat MY? Liat- liat review, lgsg cocok, dan cus beli voucher hotel di Bayu Buana.

Dan karena kita ke Bandung pagi- pagi, supaya ga macet, kita sekalian cari beberapa destinasi sebelum dan sesudah checkout. So ini itinerary kami yaa! Biasanya kita tiap ke Bandung, pasti mo nyobain tempat baru yang belom kita kunjungin

2D1N Bandung (2020)

Day 1

  • 09.00 Tiba di Bandung, sarapan di Bubur Mang Oyo (ini enak, wajib banget nyobain!)
  • 10.00 – 13.00 Lembang Floating Market (dari zaman buka sampe 2020 belum sempet ke sini, akhirnya kesampean juga, dan masih bagus, bersih, dan nyaman ke sini. Udaranya juga adem.
  • 14.00 Check-in Hotel. Sampe malam di Hotel terus aja.

Day 2

  • Morning – 12.00 Breakfast di Hotel sampe waktu checkout.
  • 12.00 Mercusuar Cafe yang lagi hits bangetttttt dan rameeeeee! Lama di sini soalnya nungguin makanannya lamaaa.
  • 15.00 Lembang Park and Zoo – nah ini destinasi baru yang wajib didatangin sama keluarga. Cuaca adem, anak bisa main sambil edukasi. Happy deh! Selain liat binatang, ada aktivitas kasi makan ke kelinci, terus ada playground. Seru deh. Masuknya 40rb per orang. Anak di bawah 3 tahun free!
  • 18.00 Dinner di Kampung Daun – dan ini selalu jadi tempat favorit for dinner dan bersantai karena konsepnya saung dan udaranya adem. Menunya juga enak. Cuman harga lumayan yaaaa! hihihi.. setelah makan malam, balik ke Jakarta.

Itu tadi sekilas tentang aktivitas 2 hari 1 malam di Bandung. Sebenarnya Bandung dan Lembang itu banyak banget yg bisa dieksplor. Tapi kalo cuma 2 hari, paling hanya bisa visit ke beberapa tempat saja.

Nah sekarang mau review hotelnya!

Trans Luxury Bandung ini sebenarnya lokasinya agak jauh bagi kita yang hobinya main ke Lembang. Lokasinya di Jalan Gatot Subroto. Tapi sebenarnya kalo stay di sini udah cukup banget. Bisa main ke mal yang cuma selangkah di sebelah hotel. Di malnya juga ada TRANS STUDIO. Berhubung anak masih kecil, kita ga masuk ke sana. Ga tau juga sebenarnya buka atau tutup selama pandemi ini.

Pas sampe di hotelnya, waw mewah ya! Lobbinya gede nuansa merah maroon. Ada hiasan naga gede. Langsung checkin. Dan pas sampe ke kamarnya, lebih wah lagi. Beneran berasa kelas bintang 5 nya. Mewah. Toiletnya ada bathtub (ini juga yang diincer! MY suka main bubble. hihihi. Uda beli bubble bathnya merek mommy and me. Mumer kok. dan Busanya banyak). Toiletriesnya juga lengkap dan bagus. Sandal hotelnya? beda la ya sama yg hotel – hotel biasa. Cozy banget!

After santai sejenak, kita mau ajak MY ke poolnya. Area POOL, kids club, dan restoran ada di lantai 3. Btw, ada restoran yang di lantai 18. Viewnya cakep banget pas browsing. Tapi kita mutusin ga dinner di sana. Kita take away food dari mall, makan di room aja. Biar bisa sambil santai!

Nah ini penampakan poolnya yang cucok banget buat MY. Soalnya dia tuh sebenernya lebih suka beach dari pada ke kolam renang gt. Jadi poolnya ada 3 area. Pool dewasa, anak dan area beach ini.

Kemarin nggak sempet foto makanan di The Restaurant pas breakfast. Tapi menurutku, cukup komplit. Ada salad corner, roti-rotian, sushi, juice-drink-dessert corner. Ada menu western dan juga menu lokal kayak bubur. Oh ya di tengah Pandemi kayak gini, kita nggak bisa ambil sendiri. Jadi diambilin sama staf di sana. Jadi lebih higienis.

Well, menurutku it’s more than worth it yaaa dengan biaya 1jt-an dapatin pengalaman luar biasa nyaman dan happy di Trans Luxury Hotel ini. Thumbs up juga buat kebersihan hotel dan keramahan para staf hotel!

MY’s DIY/Home Activity : First Sensory Play with Colorful Ribbon

Hi mams! Ini mainan pertama yang saya bikin untuk MY : Colourful Ribbon. Selain buat seru – seruan, mainan ini bisa melatih sensori anak. Warna – warni pita yang menarik dan anak bisa meraba – raba pitanya. Bahannya murah meriah aja..

  • Tiang bouncer / tiang apa saja di rumah
  • Pita warna warni
  • Gunting

Langkahnya :

  1. Gunting pita kurang lebih 1m, atau disesuai dengan tinggi tiang.
  2. Pita diikatkan di tiang

Sebenarnya mams mungkin bertanya – tanya, apa perlu kita kenalkan sensori play ke anak bayi kita. Kok dulu nggak ada istilah kayak gini ya. 🙂 Kalau baca – baca di google, sensori play adalah kegiatan yang melibatkan minimal 2 panca indera. Dan tujuannya adalah tentu merangsang perkembangan panca indera dan merangsang juga perkembangan otak anak. CMIW yaa.. So ga ada salahnya mams, kita mencoba memberikan sensori play ke anak kita sedari dini.

MY’s Travel : Weekend Stay at Grand Tjokro Premiere Hotel Bandung

Dalam rangka anniversary yang ke-empat, Papa Mama mengajak MY untuk liburan ke Bandung dan memilih menginap 1 malam di Grand Tjokro Premiere Hotel yang lokasinya di Jl Cihampelas. Kalau booking hotelnya mudah kok, bisa lewat Traveloka aja.
Perjalanan ke Bandung ditempuh dalam waktu 5 jam dari Jakarta dengan kondisi super macet di tol area Bekasi. Semoga pengerjaan LRT cepat selesai, jadi jalanan tol jadi lebih lancar.

Ini pertama kalinya kami sekeluarga menginap di Grand Tjokro Hotel Bandung. Awal tiba di resepsionis, kami disambut dengan pelayanan yang ramah. Nggak lupa juga dikasi welcome drink. Hotel ini terdiri dari 2 tower, main tower dan north tower. Langsung deh mama tanya di mana lokasi – lokasi fasilitasnya. Karena emang niatnya mau nikmati fasilitas yang ramah sama anak – anak.

Untuk fasilitas – fasilitas sebagian besar ada di North Tower di antaranya : Rooftop Swimming Pool, Rooftop Garden, Mini zoo, Sand Pool, Outdoor Playground. (Ini semua gratis aksesnya ya). Ada juga Bubba Spa yang bisa memanjakan mams dan si kecil. Kalo ini berbayar yaaa mams. Selesai check in, buru – buru deh kami naik ke Lantai 10 untuk berenang. Soalnya mini zoo nya tutup jam 5 sore. Jadi kami berencana besok pagi saja baru ke mini zoo. Berenang di rooftop lantai 10? Super dinginnn. Bahkan MY cuma sebentar banget celap celup di swimming pool.

Outdoor Playground
Sand Pool
Ready for swimming

Keesokan paginya, kami sarapan di lantai 2 di Main Tower. Hidangannya macam – macam, dari menu internasional sampai menu tradisional. Banyak banget sampe bingung mau makan apa saja. Dan rasanya enak! Yang lebih fun lagi, ada area kids corner. Di sana ada mini playground, ada kids activity juga. Anak – anak pasti happy dehhhh!

Selesai sarapan dan beberes, saatnya main ke mini zoo. Walaupun areanya kecil, tapi lengkap lhooo. Dan kita bisa juga mengajak anak kita untuk memberi makanan ke hewan – hewan yang ada. Tentunya makanan hewan ini bayar yaa. Ada burung, kelinci, sugar glider, burung hantu, sapi, domba, ikan, iguana. MY suka banget nih bisa kasi domba nya minum susu. Satu botol susu harganya rp 20.000. Satu keranjang isi sayur dan wortel harganya rp 15.000 bisa untuk kelinci, sapi, dan domba.

Dengan fasilitas yang menyenangkan dan cocok untuk keluarga dengan anak kecil, didukung pelayanan staf yang ramah dan ruangan kamar yang bersih dan nyaman, harga rate kamarnya termasuk worth it ya. Kemarin untuk standar room dapat harga Rp 700rban include breakfast. Benar – benar puas menginap di sini! Suppa love!

Vitamin untuk Anak

Hi mams, kali ini mama MY mau sharing nih mengenai vitamin alias suplemen untuk anak. Sebenarnya perlu nggak si mams kita kasi vitamin ke anak? Mama MY mau share sedikit pengalaman dan pandangan mama MY ya.

Jadi MY lahir dengan bobot 2,7kg. Yah termasuk cukup. Dan setiap bulannya berat badan MY naik kurang lebih 800-1000gram. Ketika mulai aktif belajar merangkak dan kemudian berdiri dan berjalan, 8 bulan ke atas, naiknya berat badan mulai berkurang. Makin susah naik BB (berat badan)nya. Pas usia 1 tahun, BB nya sekitar 9kg, yang dimana, menurut dokternya masih oke. Biasa perhitungan dokter, usia 1 tahun, BB nya dikali 3 dengan BB saat lahir. Nah setelah usia 1 tahun, mama MY mulai berpikir untuk menambah suplemen ke MY. Alasannya? Untuk melengkapi kebutuhan gizi MY ditambah untuk tambahan anti bodi. Soalnya MY pernah dalam kurun waktu 2 bulan kena bapil 2x. Dan sebenarnya juga pengen naikin BB yang susah banget naiknya di usia 15-24 bulan. Sampe tanya ke dokter. Padahal makannya bagus. Memang si anaknya susah tidur siang dan aktif banget. Mungkin bisa jadi karena itu.

Kalo jenis vitamin sebenarnya banyak banget. Ada yang buat perkembangan otak, ada yang buat naikin BB, atau untuk anti bodi, dan sebenarnya masih banyak lagi. Kalo merek, banyak banget yah mams di pasaran, dari lokal sampe impor. Kalo mama MY, lebih percaya produk impor yang terjamin keasliannya. Walopun belinya online, harus pinter – pinter memilih toko online. Cari yang reputasinya baik dan jualannya sudah banyak. Dan yang pasti harganya sesuai sama budget mams. Vitamin apa yang jadi pilihan mama MY?

Kalo mama MY membeli vitamin minyak ikan. Kenapa? Alasannya simpel aja, karena pas kecil mama dan papa MY juga minum minyak ikan yang mengandung DHA untuk perkembangan otak dan juga untuk anti bodi. Katanya juga bisa untuk naikin BB (tapi ini belom terbukti di MY). Dan mereknya jatuh pada Nordic, salah satu brand dari USA. Ini juga hasil tanya – tanya sama temen yang uda pengalaman yaa. Mams bisa cari tahu lebih banyak lagi di Google. Harganya sekitar 280rban untuk ukuran 237ml. Diminum setiap hari 1x. Kira – kira 1 botol bisa 2-3 bulan. Emang kalo uda dibuka, minyak ikan ini maksimal 3 bulan yaa di kulkas mams. Nextnya mama MY mo ganti merk, karena Nordic ada perubahan packaging, dan jadi lebih mahal. Jadi mau cari yang lebih cocok di kantong merknya.

Efeknya? Kalo ditanya efeknya, mama MY merasa MY lebih cepat tanggap dan perkembangan otaknya baik. Tapi ini balik lagi ya, selain ngandalin suplemen, makanan dan susu yang masuk ke badan anak kita juga mesti yang baik. Selain itu, kita sebagai orang tua juga harus rajin memberikan rangsangan motorik dan sensorik ke anak kita sesuai usia mereka. Rajin ajak main, ajak ngomong, dan lainnya.

Vitamin lain yang mama MY beli adalah Childlife Echinacea. Ini si kecil manjur yang selalu dibawa saat traveling. Harganya sekitar 120rban. Belinya juga online. Kandungan echinacea nya bermanfaat untuk memberikan kekebalan tubuh alias imun. Jadi kalo misal MY mulai batuk dan bersin, buru – buru mama MY kasi, sehari 3-4x (10 tetes) maksimal 10 hari. Biasa di hari ketiga, bersin dan batuknya mulai sembuh. Jadi nggak pake obat dulu ya. Kalo memang uda parah, baru dikasi obat. Selain itu, untuk pencegahan, biasanya kalo main ke playground atau mau traveling, mama MY akan kasih 1x sehari. Kalo echinacea ini mama MY uda beli botol ketiga lho! Memang cocok-cocokan si sama anak ya. Dan kebetulan emang vitamin ini cocok buat MY.

Sebagai tambahan, mama MY kadang suka kasi madu ke MY. Karena madu katanya nih juga bisa buat kekebalan tubuh dan untuk kesehatan pencernaan. Merknya bebas si, ga ada patokan. Asal terjamin keasliannya. Asal ingat ya mams, madu hanya boleh diberikan saat usia anak sudah 1 tahun ke atas. Kalo sekarang lagi minumnya Madu Uray. Enak, asli dan harganya terjangkau.

Nah kalo mams biasanya kasi vitamin apa ke anak? Yuk sharing!

My’s Menu : First month meals

Yeay sudah selesai 14 hari menu tunggal. Sementara tidak ada reaksi alergi. Jadi cocok – cocok aja mams dengan bahan makanan yang mama kasi ke MY. Next mama my mau lebih combine menunya. Nggak tunggal lagi. Kalau kata orang – orang sekarang, masuk ke menu 4 bintang. Apa sih menu 4 bintang itu? Menu 4 bintang itu harus mengandung : karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan serat (buah/sayur). Tapi menu yang saya buat nggak sampai 4 bintang. Hihihi. Awal – awal masih coba – coba dulu mungkin 2-3 bintang dulu yaaa mams.

Di atas adalah contoh menu nya yang mama my buat ya. Untuk protein hewani nya, mama masih pakai kaldu dulu.

Resep Kaldu Ayam :

  • Siapkan 1 ekor ayam kampung (boleh tulangnya aja), wortel, sedikit bawang bombai. Cuci bersih
  • Opsional : red dates dan kici/goji berry sedikit
  • Masukan semua bahan ke dalam slow cooker. Isi air hingga semua bahan terendam. Masak selama 6-8 jam

Resep Kaldu Babi (non halal):

  • Siapkan tulang babi (kalau saya beli bagian dengkul). Bawang putih.
  • Masukkan semua bahan ke press cooker. Isi air secukupnya. Masak selama 30 menit – 1 jam sampai sari – sari nya keluar semua.
  • Opsional : bisa dimasak berkali – kali sampai 3x. 30menit diulang 3x. (ini saran dari temenku)

Resep Kaldu Sapi:

  • Saya pakai sumsum sapi yang muda (tanya ke tukang daging di pasar, bilang mau tulang sumsum untuk kaldu anak)
  • Cuci bersih tulang pake air mengalir. Sampe benar2 bersih. Rebus air 2 gayung pakai jahe dan lengkuas merah. Mendidih, masukin Tulang. Api kecilin

Nextnya nanti, mama my bakal share menu bulanan, mulai dari bulan ke 7 ketika makan sudah 4x sehari. Sarapan, makan siang, cemilan dan makan sore. Dan susu mulai berkurang.

Jadwal Makan :

  • 08.00 AM Sarapan
  • 10.00 AM Susu (opsional)
  • 12.00 PM Makan siang
  • 14.00 PM Susu – pengantar tidur siang
  • 16.00 PM Buah
  • 18.00 PM makan malam
  • 21.00 PM Susu – pengantar tidur malam

Kurang lebih begini mams kalau sudah mulai makan. Dan kalau vitamin, saya kasi MY vitaminnya : Nordic Children DHA. Dan apabila sudah mulai drop atau mau main yang umum kayak plaground gitu, mama my kasi MY minum Childlife Echinacea. So far, cocok banget minum echinacea ini. Kalau mulai bapil, langsung kukasih, biasanya cepet sembuhnya.

Sekian mams! Yuk yang punya pengalaman soal Mpasi, bole share juga!

MY’s Menu : Mpasi 14 hari menu tunggal

Hi mams! Sedikit aja mau sharing pengalaman pertama MY pas makan di usia 6 bulan. Kalau mams yang anaknya uda mulai mau makan pasti uda browsing – browsing yaa.. Kenapa si harus 6 bulan baru boleh makan? Untuk lebih jelasnya mams bisa tanya ke Dsa (dokter anak) masing – masing. Kalo menurut mama my sendiri, mama my berpikirnya usia 6 bulan lambung anak sudah siap mencerna makanan selain ASI/susu formula. Tapi nggak jarang juga yang dokter anaknya menyarankan uda mulai dikasi makanan sebelum 6 bulan. Itu balik lagi ke mams ya. Dan di usia 6 bulan itu, biasanya anak mulai bisa duduk. Jadi lebih mudah untuk proses makannya.

Sharing sedikit hasil browsing dan pengalaman sendiri ya. Selama 2 minggu pertama, MY menunya adalah menu tunggal. Menu tunggal itu, dalam sekali makan, hanya ada 1 macam sayur/buah/daging ya mams. Tujuannya apa? Supaya kalau ada reaksi alergi, kita lebih mudah untuk mengetahuinya. Dan dari sini kita juga bisa tahu kesukaan anak. Hehehe

Cara membuat puree sayur/buah:

  • Kupas kulit buah/sayur. Cuci bersih dengan air. Potong kecil – kecil
  • Kukus hingga lunak. Kalau buah tidak perlu lagi dikukus, kecuali apel (awal – awal saya kukus). Apel baru saya kasi di usia 7 bulan.
  • Saring dengan saringan mpasi. Yang punya food processor juga boleh.
  • Sajikan. Bisa ditambah unsalted butter atau extra virgin olive oil sebagai tambahan lemak ya

Kalau bubur awal – awal saya pakai tepung gasol. Tepung gasol ini banyak varian, dari beras putih, merah, kacang ijo dan lainnya. Dua hari pertama saya baru coba 1x makan, karena takut anaknya ga doyan. Kita masi tes dulu pelan – pelan apakah anak mau nelen. Jadi awal – awal usahain yang ringan dulu dan porsinya dikit dulu.

Selama 14 hari itu sebenarnya belum semuanya bahan makanan bisa kita berikan ke anak. Dan saya bahkan belum kasi daging – dagingan. Setelah 2 minggu ini, saya mulai mix beberapa bahan makanan. Dan 2x makan sehari.

Untunglah proses mencoba makan dua minggu pertama MY berhasil dan tanpa drama. Anaknya doyan mamam rupanya. Tapi pas makan buncis ekspresi kayak kurang suka. Mungkin karena rasanya hambar kali ya! Selamat mencoba mams!