My’s Menu : First month meals

Yeay sudah selesai 14 hari menu tunggal. Sementara tidak ada reaksi alergi. Jadi cocok – cocok aja mams dengan bahan makanan yang mama kasi ke MY. Next mama my mau lebih combine menunya. Nggak tunggal lagi. Kalau kata orang – orang sekarang, masuk ke menu 4 bintang. Apa sih menu 4 bintang itu? Menu 4 bintang itu harus mengandung : karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan serat (buah/sayur). Tapi menu yang saya buat nggak sampai 4 bintang. Hihihi. Awal – awal masih coba – coba dulu mungkin 2-3 bintang dulu yaaa mams.

Di atas adalah contoh menu nya yang mama my buat ya. Untuk protein hewani nya, mama masih pakai kaldu dulu.

Resep Kaldu Ayam :

  • Siapkan 1 ekor ayam kampung (boleh tulangnya aja), wortel, sedikit bawang bombai. Cuci bersih
  • Opsional : red dates dan kici/goji berry sedikit
  • Masukan semua bahan ke dalam slow cooker. Isi air hingga semua bahan terendam. Masak selama 6-8 jam

Resep Kaldu Babi (non halal):

  • Siapkan tulang babi (kalau saya beli bagian dengkul). Bawang putih.
  • Masukkan semua bahan ke press cooker. Isi air secukupnya. Masak selama 30 menit – 1 jam sampai sari – sari nya keluar semua.
  • Opsional : bisa dimasak berkali – kali sampai 3x. 30menit diulang 3x. (ini saran dari temenku)

Resep Kaldu Sapi:

  • Saya pakai sumsum sapi yang muda (tanya ke tukang daging di pasar, bilang mau tulang sumsum untuk kaldu anak)
  • Cuci bersih tulang pake air mengalir. Sampe benar2 bersih. Rebus air 2 gayung pakai jahe dan lengkuas merah. Mendidih, masukin Tulang. Api kecilin

Nextnya nanti, mama my bakal share menu bulanan, mulai dari bulan ke 7 ketika makan sudah 4x sehari. Sarapan, makan siang, cemilan dan makan sore. Dan susu mulai berkurang.

Jadwal Makan :

  • 08.00 AM Sarapan
  • 10.00 AM Susu (opsional)
  • 12.00 PM Makan siang
  • 14.00 PM Susu – pengantar tidur siang
  • 16.00 PM Buah
  • 18.00 PM makan malam
  • 21.00 PM Susu – pengantar tidur malam

Kurang lebih begini mams kalau sudah mulai makan. Dan kalau vitamin, saya kasi MY vitaminnya : Nordic Children DHA. Dan apabila sudah mulai drop atau mau main yang umum kayak plaground gitu, mama my kasi MY minum Childlife Echinacea. So far, cocok banget minum echinacea ini. Kalau mulai bapil, langsung kukasih, biasanya cepet sembuhnya.

Sekian mams! Yuk yang punya pengalaman soal Mpasi, bole share juga!

MY’s Menu : Mpasi 14 hari menu tunggal

Hi mams! Sedikit aja mau sharing pengalaman pertama MY pas makan di usia 6 bulan. Kalau mams yang anaknya uda mulai mau makan pasti uda browsing – browsing yaa.. Kenapa si harus 6 bulan baru boleh makan? Untuk lebih jelasnya mams bisa tanya ke Dsa (dokter anak) masing – masing. Kalo menurut mama my sendiri, mama my berpikirnya usia 6 bulan lambung anak sudah siap mencerna makanan selain ASI/susu formula. Tapi nggak jarang juga yang dokter anaknya menyarankan uda mulai dikasi makanan sebelum 6 bulan. Itu balik lagi ke mams ya. Dan di usia 6 bulan itu, biasanya anak mulai bisa duduk. Jadi lebih mudah untuk proses makannya.

Sharing sedikit hasil browsing dan pengalaman sendiri ya. Selama 2 minggu pertama, MY menunya adalah menu tunggal. Menu tunggal itu, dalam sekali makan, hanya ada 1 macam sayur/buah/daging ya mams. Tujuannya apa? Supaya kalau ada reaksi alergi, kita lebih mudah untuk mengetahuinya. Dan dari sini kita juga bisa tahu kesukaan anak. Hehehe

Cara membuat puree sayur/buah:

  • Kupas kulit buah/sayur. Cuci bersih dengan air. Potong kecil – kecil
  • Kukus hingga lunak. Kalau buah tidak perlu lagi dikukus, kecuali apel (awal – awal saya kukus). Apel baru saya kasi di usia 7 bulan.
  • Saring dengan saringan mpasi. Yang punya food processor juga boleh.
  • Sajikan. Bisa ditambah unsalted butter atau extra virgin olive oil sebagai tambahan lemak ya

Kalau bubur awal – awal saya pakai tepung gasol. Tepung gasol ini banyak varian, dari beras putih, merah, kacang ijo dan lainnya. Dua hari pertama saya baru coba 1x makan, karena takut anaknya ga doyan. Kita masi tes dulu pelan – pelan apakah anak mau nelen. Jadi awal – awal usahain yang ringan dulu dan porsinya dikit dulu.

Selama 14 hari itu sebenarnya belum semuanya bahan makanan bisa kita berikan ke anak. Dan saya bahkan belum kasi daging – dagingan. Setelah 2 minggu ini, saya mulai mix beberapa bahan makanan. Dan 2x makan sehari.

Untunglah proses mencoba makan dua minggu pertama MY berhasil dan tanpa drama. Anaknya doyan mamam rupanya. Tapi pas makan buncis ekspresi kayak kurang suka. Mungkin karena rasanya hambar kali ya! Selamat mencoba mams!

Main ke Scientia Square Park – Serpong

Hi mams! Apa kabarnya hari ini?? Sudah tahu weekend ini mau ke mana? Kemarin pas libur (mamamy liburnya hari biasa), mama ajak MY ke Scientia Square Park. Taman ini memang uda lama ada, dan MY uda pernah main ke sana cuma waktu itu masih belom se-aktif ini anaknya. Hehehe. Alasan utama mau ke sini lagi? Yang pasti ada BUNNY. Yes, si MY suka banget lihat dan sayang- sayang Bunny alias kelinci. Apalagi bisa kasi makan. Lebih excited.

Taman ini berlokasi di kawasan Scientia dekat kampus UMN di Gading Serpong. Masuk ke sini? Gratis? Nggak la ya, soalnya taman ini dikelola swasta. Dan sampe hari ini masih cukup terawat dan selalu ada acara menarik. Selama weekend bulan juni 2019 ada acara Bubble dan water gun party. Bisa seru main busa dan semprotan air. Harga masuknya rp 25.000/orang (weekday) dan rp 50.000/orang (weekend). Kadang mama merasa beruntung juga liburnya di hari biasa. Harga tiket masuknya jadi lebih murah kan.

Ada apa saja di sini? Memang nggak semua bisa dinikmati MY karena masih usia toddler tapi mama bakal coba infoin ada apa aja ya. Di taman ini beberapa fasilitas nya ada yang berbayar. Ada juga yang gratis.

Kalo yang gratis bisa main ke :

  • Children Playground
  • Taman – cocok banget buat piknik. Dan ada iconic giant swing itu lhooo
  • Skate park
  • Taman kupu – kupu
  • Rabbit farm (kalo cuma lihat saja gratis) dan Kolam Ikan koi -> ini favoritnya MY dong
  • Turtle Island (kolam kecil berisi kura – kura)
  • Paddy field
  • Spot – spot foto cantik
  • dll

Nah kalo yang berbayar bisa main ke :

  • Feeding rabbit Rp 10.000/bungkus. Kalo feeding fish juga bisa Rp 10.000/bungkus
  • ATV
  • Horse riding atau delman mini juga ada
  • Trampoline Park (sekitar rp 65.000/jam)
  • Wall climbing
  • Sewa sepeda dan sepatu roda=
  • dll

Ada juga, satu zona khusus untuk anjing – anjing gitu. Cuma mama My kurang tahu apakah itu gratis atau berbayar.

Nah yang terbaru adalah Arumdalu Farm. Spot foto yang keceh banget. Kemarin mama nggak foto soalnya rame pada foto – foto. Di arumdalu ini ada mini cafe. Dan katanya ada Sunflower garden. Tapi pas kemarin mama ke sini, ga ketemu. Mungkin belom saatnya mekar kali ya.

Well, menghabiskan sore di sini, seru juga sambil santai, dan jangan lupa bawa lotion anti nyamuk. MY dapat oleh – oleh 3 gigitan nyamuk. Happy weekdays!

MY’s Travel : 4 Days Family Trip to Kuala Lumpur – Genting

Liburan CNY (Chinese New Year) alias Imlek tahun 2019 ini kami sekeluarga besar akhirnya bisa ngumpul bareng sambil liburan. Kalo biasanya ngumpul di kampung halaman atau di Jakarta, kali ini kita bisa set untuk sekalian holiday ke negeri tetangga, Malaysia. Persiapannya? Berhubung perginya ramean, persiapannya cukup banyak. Dari cari tiket, hotel, dan sewa mobil untuk transportasi di sana. Tiketnya kita beli di traveloka.com dengan promo cashback waktu itu lumayan. PP seorang naik KLM sekitar 1,6jtan di high season lho.

Day 1 Flight to KL

Perjalanan kami dari Jakarta malam, sampai di KL dijemput oleh van (pesan di KLOOK.com) dan sampai di hotel tengah malam. Kita booking via Agoda.com : Robertson Premier Suite by Subhome. It was very bad experience karena kami tidak bisa check in segera. Nunggu hampir 2 jam. Padahal uda midnight. Dan kami bawa anak – anak. Alasan room mereka belum siap. Very bad service. Padahal secara ruangan, oke lho!

Day 2 KL : Petaling Street Food, Pavilion, KLCC, Jalan Alor

Pagi esoknya, kita cari makan di Petaling Street Food, pake Grab. Dan dilanjutkan main ke mall yang terkenal di sana, Pavilion. Dan yang harus dikunjungi adalah KLCC. Di sana ada playground yg gedeeee banget. Dan ada kolam renang umum. Siap – siap bawa baju ganti ya. Menjelang sore, berfoto dengan landmark, Twin Tower KLCC. Dan lanjut makan malam, di surganya kuliner, Jalan Alor.

The must eat mosan king durian

Day 3 Batu Caves – Genting Highlands

Breakfast di sini ada semacam foodcourt

Nah hari ketiga ini kami checkout dan saya sekeluarga rental van untuk kami 9 orang untuk menuju Genting. Stop by di Central Market untuk sarapan pagi. Lalu mampir ke Batu Caves untuk berfoto – foto sambil melihat – lihat. Dan sekitar jam 2-3 kami tiba di hotel kami, Awana Resort World Genting. Hotel ini masih di bawah ya. Untuk ke Genting nya harus naik lagi pakai Cable Car. Maksud hati mau menginap di atas, tapi apa daya First world hotel sudah full. Awana hotel ini juga bagus kok. Cuaca agak adem, pelayanan bagus juga. Setelah check in, kami langsung ke Genting naik shutte bus free dari hotel ke station cable car nya. Stationnya ini jadi satu sama Genting Highland Premium Outlet.
Saat itu rame banggeeeettt, antri sekitar 1 jam untuk bisa naik cable car. Padahal cuma sekitar 10 menit di dalem cable carnya. Yang takut tinggi, hati – hati ya, ini super tinggi lho! Dan lumayan buat deg-degan. Di Genting Highland, banyak restoran, dan juga banyak wahana permainan untuk anak. Kalo yang dewasa pasti maunya ke casino ya kan? Waktu itu MY ternyata belum bisa masuk ke Snow World karena belum cukup tinggi badannya. So, ya jadinya keliling mall nya saja deh. Btw, untuk rental van nya : bisa wa ke Mr Khairi +60193377300. Servicenya memuaskan. Tapi harus benar – benar sesuai rute. Jadi pas di awal booking harus jelas rutenya mau kemana – mana.

Batu Caves

Day 4 Chin Swee Temple – Genting Highlands

Hari ke – 4 ini kami naik Cable Car lagi ke Genting Highland dari Hotel. Sebenarnya di Genting ini bisa kok one day trip. Tapi kami niatnya ada nginep gitu di Genting. Sebelum naik cable car, hari ini kami keliling Genting Highland Premium Outlet. Lumayan belanja beberapa. Dapat sandal ipanema buat MY cuma 70rb rupiah. Cari – cari skincare di Watson yang ga ada dijual di Indo. Soalnya aku pemakai neutrogena. Hihihi. Dan sebelum sampai Genting , kita bisa stop turun cable car di Chin Swee Station untuk melihat temple yang menjulang tinggi. Dan untuk ke sananya, tenang ada eskalator so jgn khawatir. Aku juga bawa stroller. Aman..

Chin Swee Temple

Maapkeun, rupaya mamamy ga ada foto – foto di genting mams! Maklum deh bawa anak 20 bulan lumayan riweuh.

Day 5 Astaca Morocco – Airport

Hari ini sebenernya uda ngga ada itinerary lagi. Karena mau pulang ke Jakarta. Dari Hotel Awana, kami rental van lagi dengan Mr. Khairi. Cuma dia berhalangan jadi temannya yang gantiin. Baik juga kok drivernya. Dan sesuai awal booking, kami mampir ke Astaca Morocco di daerah Putrajaya. Bagus lho daerahnya. Rapi dan bangunannya itu bagus – bagus. Cus cocok ke sini kalo mo foto – foto. Oh ya yang pasti gratis masuk sini.

Pintu masuk Astaca Morocco

Dan makan siang kami di dekat sini ada restoran chinese, Putrajaya Seafood Restaurant. Well sudah selesai trip kami kali ini. Riweuh juga, capek juga, tapi yang pasti happy!

Bogor : Kuntum Farmfield

Yuhuu mams, siapa nih yang anaknya demen sama binatang – binatang farm? Kalo MY demen banget. Malah ke safari kurang excited. Mungkin karena lebih kenal sama binatang seperti sapi, domba, dan kelinci. MY suka banget sama sheep dan rabbit. Jadi pas lagi libur, meluncurlah mamamy ke Bogor. Lokasinya tidak jauh dari kota Bogor kok. Perjalanan 2jam saja dari Jakarta. Tinggal arahin pakai Google Maps aja ya, mams.

Untuk harga masuknya, dikenakan harga tiket Rp 40.000/orang. MY masih gratis. Di area masuk, ada jualan aneka hasil kebun. Ada kolam ikan juga. Spesialnya di sini, areanya cukup luas dan lengkap untuk binatang – binatangnya. Dan juga bisa kasih makan. Ini nih yang menarik untuk anak – anak di usia 2 tahunan. Pas ke sana kemarin juga ada rombongan dari TK. Lucu – lucu banget, sambil dijelasin sama Om dari Kuntumnya. Wisata edukasi banget!

Pas masuk, kita bisa pinjam pakai caping. Gratis! Kalo ga bawa topi atau payung mendingan pake kali ya. Panas bok! Lalu mulailah ketemu kandang sapi, kambing, domba. Kebayang bakal se-excited apa anak kita kan Mams. Lalu ada satu area tertutup yang isinya burung dan ayam, serta kura – kura. Agak jalan lagi, ada satu area yang isinya Soang, atau angsa ya? Bingung.. hahah. Tapi anak kita taunya Duck. Hati – hati dipatok ya. karena pagar nya lumayan pendek.

Nah untuk memberi makan, cukup bayar rp 5000 aja dapat 1 baskom isi rumput dan wortel. Dan rp 5000 lagi untuk makanan ikan. Kalo mau suapin susu, juga ada lho. 1 botol rp 5000 juga. Seru kan? Perginya uda 2-3bulan lalu, tapi si MY masi inget lho, kayaknya trip ke kuntum berkesan banget untuk si MY. Kapan – kapan kalo ada waktu kita ke sini lagi ya Nak.