Hi mamma pappa. Siapa nih yang sudah rindu berlibur? Kali ini mamamy mau share pengalaman pertama nyobain Glamping. Kids friendly kah? Jauh ga? Worth it ga?
Nah jadi ceritanya Glamping ini kita diajak sama keluarga besar. Mumpung ada rejeki dan waktu bisa berkumpul, kita akhirnya ikutan nyobain Glamping Lakeside Rancabali di Ciwidey. Lokasinya cukup jauh ya dari pusat kota Bandung. Kita dari Jakarta tidak ke kota Bandung, tapi langsung keluar tol Pasir Koja – Soreang. Sebelumnya kita stop by makan siang dulu di Restoran Sindang Reret yang kebetulan emang sejalan ke lokasi Glamping. Kira-kira butuh waktu 3jam-an gitu. Kalau bingung, dipandu maps aja ya mamma pappa.
Selama perjalanan di Ciwidey, pemandangannya cantik banget kebon teh di kanan kiri dan udaranya sejuk. Sampai di pintu masuk Glamping Lakeside Rancabali, pemadangannya juga masih kebon teh. bisa stop dulu untuk foto – foto cantik. Di Glamping Lakeside Rancabali ini kamu wajib reservasi dulu ya. Jangan dadakan datang baru mau reservasi, soalnya full mulu. Di sini ada berbagai macam tent, ada keong tent, pakis tent, lakeside tent, dan family tent. Disesuaikan aja sama kebutuhan ya. Kelebihan glamping di sini ada danau besar yang cantik. Selain itu juga ada Restoran Pinisi, dan berbagai fasilitas seperti Kebon Strawberry dan Rabbit farm. Yang lainnya tutup. Kalo kamu nggak nginep juga bisa kok cuma mau wisata ke sini. Tentunya ada HTM nya ya. Ada fasilitas BBQ juga kalo kamu mau.
Nah keluarga besar aku nginap di family tent dan aku dapat nya di keong tent karena lainnya sudah full pas booking. Jaraknya lumayan jauh dari family tent ke keong tent. Family tent bisa muat sampai 10 orang dan bisa tambah extra bed. Kalau Keong Tent untuk kapasitas 4 orang. Harganya 1,3jutaan per malam include breakfast. Kesan pertama aku, yang namanya alam gini, banyak rumput, pohon2, di sekitar tent. Masuk ke tent kondisi ranjang bersih. Cuma memang di penutup tentnya ada beberapa noda. Yah wajar la ya. Toiletnya juga standar tapi dilengkapi dengan air panas. Cuma dapat sabun dan sampo. Lainnya kamu mesti siapin sendiri ya. Di dalam tent sudah disediakan air minum, teh, kopi dan pemanas air. Tapi nggak ada kulkas dan safety box ya. Dan karena emang tenda, ga tertutup full, bugs atau serangga masih bisa ditemukan di dalam tent.
Kalau untuk Family Tent, di dalamnya bisa muat sampai 10 pax (dengan extra bed ya). Di dalamnya ada 2 kamar mandi. Yang enaknya di sini, viewnya langsung ke danau yang cantik banget.
Cuaca di sini, kalau malam – subuh mencapai 15 derajat mamma pappa. Jadi kalian wajib banget bawa perlengkapan yaaa kalo ga tahan dingin. Jangan lupa kaus kaki. Kemarin kita ga bawa dong. Saking dinginnya sampe ga bs tidur. Tapi bangun tidur, bener2 feel yang dirasain beda. Udara bersih, suara alam masih terdengar. Sejenak lupain rutinitas, ini refreshing mind and body banget. Kamu bisa juga berolahraga pagi sambil tracking.
Nah aktivitasnya ngapain aja selama 2D1N di sini?
Sesampai di sini kita uda sore, jadi kita cuma kumpul – kumpul di tent dan malamnya makan malam di restoran Pinisi. Sayangnya waktu itu cuma tersedia menu nasi goreng dan nasi ayam geprek. Lainnya menu camilan. Keesokannya, kita breakfast di restoran yang sama. Menu sarapannya juga ga terlalu beragam. Tapi lumayan ada bubur,roti, telur, yang bisa untuk anak-anak. Setelah itu kita ke rabbit farm dan kebun strawberry. Selesainya kita check out deh dan dilanjutkan ke kota Bandung.
Sekian deh cerita mamaMY kali ini. Nantikan cerita berikutnya yaa!